WaRniNg!!!!!!!!!!!!!!!!!

Askum,,,,,,

welcome to the My blOg....
Yg dh Mngunjungi BloG q wajiB ngsi cOment!!!!
Hukumnya waJib!!!!!

About Me

Foto saya
Q tuch: _nyante _g suka neko2 _jutek _cuex _narsis _gokil(katana sie) _rame _romantiz?kadang2 _suka ma co yg biasa2 ja _muaniez(katane sie)he,,he,, _pokokna tmn adl yg terbaek bwt Q

Game gretonk!!!!!!!!!!!!!

Kamis, 04 September 2008

LamA Q g Buka BloG......

Akhrnya skian lma q g prnh buka blog q,hri nie q coba buka n edit2 biar blog q jd lbh baek!!!
mang tdnya q g mudeng sma se-x,blog q isa jd kyk skrng cz ad bntuan dr tmn!!!
tp sbgian q yg bwt ndiri.....


Ok stlh blog q jd kyk gni,q tiap hri g bkln lupa bwt edit2 cz skrng q dh mulai isa.....
he,,he,,(gtu aj bngga!!!)
Ywdh gtu aj bngung q mw ngmng aplagi???
c..u,N hve nce Day!!!!

Kamis, 10 Juli 2008

Magang di Sumer

Dh 1mnggu lbh q magang di sumer!!!
ehmz,,,q rasa2in trnyata magang dsumer tu beda ma magang di telkom.wkt klz 2 kn q prnh magang di telkom!!!
trnyata magang disumer tu ya!!!
Hokelah,,kerjaan ad tp wow,,,,ngnet tz bok kl g ad kerjaan,asyik g tuch????
tp bosen jg sie!!!
ya itung2 dpt ngenet gretong tiap hari!!!
dh yo!!!

bye,,byee,,,

Q pnya Blogger

askum,,,dunia!!!
akhrnya q pnya blog coy,,,
stlh Q tnya2 ma tmn2 uh,,,
g susah jg y trnyata???
mang sie tdnya q g minat bwt blog tp cz tmn2 pda pnya yah,,mw gmn lg??
tp seru jg kq!!!
dh dlu bwt hri nie
hve nice day n C..U..

RoCk & RoLL neVeR Die...

AMPLI ATAU ‘PANDUAN ANTI KESALAHAN UNTUK TONE GITAR’

Semoga sekarang kamu sudah mengetahui bahwa yang paling penting dalam musik rock adalah penampakan luar. Memilki sebuah gitar berlogo Fender, di mata para pemain, adalah lebih baik dibandingkan yang berlogo Squiler. Ketika Oasis merilis album perdana mereka, banyak orang menganggap mereka seperti The Beatles – terutama karena Noel mengenakan topi bergaya john Lennon. Dan tentu saja, dua tumpuk Marshall kelihatan lebih keren daripada satu Marshall.
Namun beberapa orang akan berusaha untuk meyakinkanmu bahwa yang terpenting perihal gitar adalah tone-nya. Dan untuk mengenali tone, kamu perlu mengetahui selu beluk ampli. Di zaman dulu, sebuah ampli didesain untuk memproduksi sound gitar sebersih mungkin. Sekarang sudah tidak lagi. Dewasa ini memiliki ampli yang tepat sama pentingnya dengan….well, memiliki pick yang warnanya pas.

AMPLI TABUNG
Kamu akan sering mendengar bahwa ampli tabung lebih disukai daripada model transistor atau ‘solid-state’, tapi sebenarnya banyak orang yang mengatakan hal ini tak mengerti apa yang mereka ucapkan. Kamu tak bisa menyebut dirimu gitaris rock kecuali jika kamu punya sikap yang kelas perihal ampli tabung ini.
Umunya, pilihan ampli tabung lebih aman – pertama, kebanyakan pemain pro memilih ampli tabung, sehingga kamu berada di pihak yang aman. Kedua, memihak teknologi kuno dengan menggambarkan sebagai ‘klasik’ atau ;legendaris’ adalah lebih mudah dibandingkan berusaha memuji barang-barang mutakhir karena sifatnya ‘mungil’ atau ‘andal’. Anggap saja amplimu sebuah mobil – apakah kamu lebih senang dengan Aston Martin tahun 1960-an atau Corolla baru?

TIPS UNTUK TONE
10 tips untuk tone gitar rock yang dahsyat
1. Gunakan gitar yang tepat! Pickup tipe Les Paul atau Humbucker lain untuk tone rock yang gemuk, tebal, sementara tipe Strat untuk sound nge-blues yang menggigit. Kamu tak akan mendapatkan sound rock yang memuaskan dari Strat. Kecuali kamu adalah Jimi Hendrix atau Carlos Santana. Atau The Edge. Selain nama-nama ini, mustahil untuk mendapatkan tone rock yang layak dari sebuah Strat. Oh ya, ada satu lagi…..Ritchie Blackmore.
2. Gunakan pickup yang tepat! Neck pickup yang bagus untuk lead yang hangat dan tone-nya pertengahan, namun untuk selebihnya, bila kamu menginginkan rhytm yang menghentak-hentak dan lead yang melengking, bridge pickup-lah yang perlu kamu pilih. Tolong buka penuh pengatur tone-nya!
3. ingat, semakin anyak distorsi yang kamu gunakan, semakin sulit mendengar apa yang sedang terjadi. Ini bisa menghancurkan permainan gitar rhytm…
4. ...namun bila kamu memainkan lead nada tunggal, gain setting yang amat tinggi bisa meningkatkan sustain, menciptakan harmonik yang luar biasa, dan membuat gitarmu terdengar lebih mahal ketimbang harga sebenarnya.
5. Bila kamu memakai kompresor, letakkan sebelum distorsi dalam rangkaian efek untuk menghindari feedback mikrofonik. Ini tentu bila kamu menghargai gendang telingamu.
6. Untuk menghaluskan suara lead-mu, tambahkan delay kira-kira 200-400ms untuk tone yang terdistorsi, dan aturlah antara 20% sampai 50% dari sinyal utama. Hal in mebuat solo apapun berubah dari vespa yang terbatuk-batuk di jalan berlubang menjadi sebuah Ferrari yang meluncur diatas danau beku. Dan Sean Connery di balik kemudinya.
7. Bagian lead rock kadang-kadang bisa ditingkatkan kualitasnya dengan menaikkan midrange sedikit…
8. …dan permainan rhytm bisa diperindah dengan sedikit mengurangu mid dari sound keseluruhan.
9. Kamu bisa lolos dengan tone gitar yang jelek bila vibrtomu bagus…
10. …dan begitu juga sebaliknya.

Tipe dan Karakter GITAR


Yang lebih penting dibandingkan teknik, tone ampli, bahkan model rambutmu adalah tipe gitar yang kamu pakai. Gitaris yang permainannya amburadul bisa lolos dari cercaan bila dia memiliki sebuah instrument yang menjadi dambaan para gitaris. Logikanya seperti ini; bila kamu melihat seseorang memainkan sebuah gitar yang harganya lebih mahal ketimbang harga rumahmu, kamu akan cenderung berpikir bahwa dia tak akan mengeluatkan uang sebanyak itu kecuali bila dia bisa menghasilkan yang terbaik dengan alat itu.
Tentu saja seringkali berarti bahwa mereka memiliki banyak uang daripada kaum. Namun akuilah, ketika kamu melihat sekilas gitar itu tergelaetak dalam hard case-nya, kamu tentu berpikir bahwa pemiliknya adalah pemain yang lebih baik dibandingkan dirimu, kan?
Berikut ini adalah daftar gitar untuk kamu pertimbangkan bila kamu ingin memperoleh penghargaan tinggi dalam komunitas rock. Penggunaan jargon tentu saja dimaksimalkan untuk memudahkanmu.

GIBSON LES PAUL
Data umum:
Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1952 (model Gold Top). Didesain oleh gitaris yang namanya terpampang pada gitar tersebut. Humbucker menggantikan pickup koil tunggal pada tahun 1957. memiliki berbagai tipe (Les Paul Junior, Les Paul Special, Les Paul Deluxe,dll). Namun yang paling terkenal adalah Standard dan Custom.
Nama-nama Tenar:
Garry Moore, Jimmy Paige, Paul kossof, Joe Perry, Slash, james Dean Bradfield.



Desain:
Solid body (awalnya terbuat dari mahoni) dengan bagian atas yang melengkung, dua humbucker pickup dengan tiga saklar selektor. Dua volume dan dua pengontrol tone.
Sound:
Les Paul ingin gitar ini memilki sustain 20 detik (itu sebabnya mahoni yang dipilih), dan ini adalah karakteristik utamanya yang paling tersohor. Kombinasi konstruksi yang padat dan pickup dengan output tinggi membuatnya cocok untuk sound yang memiliki gain tinggi berdistorsi panjang (kecenderungan rock-blues para gitaris yang disebutkabn diatas). Kata sifat yang khas mencakup singing (bernyanyi), ringing (berdering), stinging (menyengat), swinging (nge-swing, hanya untuk para jazzer), gunslinging (piawai menggunakan ‘senjata’ hanya untuk para dewa gitar).
Fakta yang perlu diketahui:
Beberapa Les paul meiliki cutaway ganda dan bagian atas yang rata (flat top) – model ini disebut ‘SG – Style’. Namun umunya nama Les Paul digunakan oleh para pemain untuk menggambarkan gitar yang bagian atasnya melengkung (arch-top), dengan cutaway tunggal.
Opini Instan:
Lancarkan bualan apa saja tentang sustain, misalnya: “Sustain Les Paul tuaku benar luar biasa, namun itu karena aku mendapatnya dari orang yang kenal pengantar susu yang biasa ngirim susu ke rumah Clapton tahun ‘64”.
Kritik yang bisa diterima:
Gantungkan gitar mahoni padat (solid) dengan strap pada pundakmu untuk konser selama dua jam, lalu pakai gitarmu sendiri….

FENDER STRATOCASTER
Data Umum:
Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1954. sejak saat itu desainnya tak berubah. Beberapa model diproduksi di Jepang mulai awal tahun 1990-an, dengan merk Squier. Strat sekarang dibuat di negara-negara berikut (disusun berdasarkan harga dan kualitas tertinggi sampai terendah): Amerika Serikat, Jepang, Korea, Meksiko, dan Cina. Secara tekni pickup ber output rendah dan fret-nya yang tinggi membuatnya tak sesuai untuk musik rock, namun banyak sekali pemain yang berusaha dan hasilnya tak mengecewakan.
Nama-nama tenar:
Jimi Hendrix, Ritchie Blackmore, The Edge, Jeff Beck, Crispian Mills, Eric Clapton, George Harrison, David Gilmour.
Desain:
Tiga pickup dengan koil tunggal, cutaway ganda, solid body. Floating bridge vibrato unit (namun untuk whammy-bar gila-gilaan yang serius kamu butuh sebuah unit pengunci).
Sound:
Umumnya lebih cerah dibandingkan gitar-gitar rock lainnya karena pickup koil tunggalnya. Kata sifat yang menempel pada gitar ini mencakup sparkling (berkilau), glassy (bening), sharp (tajam), honking (keras menghentak), bell-like (seperti bel), squealing (melengking), crisp (garing).
Fakta yang perlu diketahui:
Scratchplate satu lapis digantikan oleh versi tiga lapis berwarna putih/hitam/putih pada tahun 1959. mengesankan pengguna Strat lainnya adalah karena scratchplate lapis tunggal mereka (amat umum untuk versi kopiannya) “didasakan pada tahun ‘57”.
Opini instan:
“squier Jepang awal tahun 80-an pada kenyatannya lebih baik ketimbang Stat Amerika saat itu”. (berlaku untuk beberapa kasus, tapi pernyataan yang terlalu mengeneralisasir seperti ini tak cukup untuk bisa meyakinkan semua orang).
Kritik yang bisa diterima:
Tiruan yang lebih murah cenderung mudah terpengaruh oleh feedback mikrofon, dan sebagian besar Strat memunculkan dengungan kecuali kamu membeli pickuo pengganti.

FENDER TELECASTER
Data Umum:
Pertama kali diperkenalkan pada tahun 1948 sebagai ‘Broadcaster’ namun diubah karena perusahaan Gretsch telah mebuat drum dengan nama yang sama. Belakangan berbagai pilihan sudah tersedia, termasuk dengan humbucking pickup, semi-solid body, dan bahkan dengan fernis paisley, namun Tele klasik yang kita tahu dan cintai sekarang ini nyaris persis sama dengan yang diproduksi 50 tahun yang lalu.
Nama-nama tenar:
Keith Richards, Bruce Springsteen, Chrissie Hynde, Graham Coxon.
Desain:
Dua pickup berkoil tunggal, sakelar tiga fungsi, satu volume, satu tone. Tanpa tremolo block. Tanpa switching yang kompleks. Tanpa kontur yang aneh-aneh. Sebuah Tele pada dasarnya adalah sebuah papan berdawai.
Sound:
Sedikit lebih ‘gemuk’ dibandingkan Strat namun tone-nya tak sebulat Les Paul. Bila disambungkan dengan ampli/efek yang tepat, bridge pickupnya dapat menghasilkan sebuah sound ‘menggeram’ yang tak bisa ditiru oleh gitar lain. Kata sifatnya mencakup cutting (tajam), gutsy (berani), dan biting (menusuk). Kamu pasti mengerti.
Fakta yang perlu diketahui:
Ada gitar Fender yang disebut Esquire yang pada dasarnya adalah sebuah Tele dengan bridge pickup saja (lebih murah dan lagi pula sebagian besar rock jarang yang menggunakan neck pickup). Namun karena alasan tertentu, orang-orang masih lebih menyukai Tele…
Opini Instan:
“sebuah instrument yang solid, fungsional, seperti Sten gun…” (Keith Richards)
Kritik yang bisa diterima:
Hanya memiliki 21 fret, jadi bila kamu ingin memainkan acrobat metal pada ujung neck, kamu jelas salah pilih gitar….

POLA-POLA RHYTM



Bila kamu harus tampil menggertak untuk sebuah konser rock, kamu harus meyakinkan semua anggota band bahwa kamu paham ‘kocokan rock’-mu, karena itu kemampuan memainkan beberapa gaya pengiringan dasar menjadi sangat penting.
Berikut ini adalah 10 pola rhytm dan picking, dalam urutan tingkat kesulitan, yang digunakan oleh para gitaris rock ketika bermain dalam sebuah band dengan seorang penyanyi atau pemain utama.

TIPS RHYTM
  • Hampir semua pemain rock menggunakan pick ketimbang jarinya saat memainkan rhytm. Bila kamu memainkan birama 4/4, secara umum kamu sebaiknya menggunakan kocokan ke bawah, bukan ke atas.
  • Letakkan telapak tangan yang berfungsi untuk memetik secara perlahan pada dawai-dawai dekat bridge untuk memainkan palm-mute, lalu mainkan kocokan ke bawah 8-to-the bar dengan sebuah pick. Hal ini penting untuk gaya rock yang lebih heavy.
  • Umumnya hindarilah akord major terbuka seperti G, C, D dan lain-lain –akord tersebut tak bersuara sebagus ‘power chords’.
  • Kesalahan yang umum terjadi adalah bahwa distorsi yang lebih banyak menghasilkan suara yang lebih heavy. Hal ini jarang terjadi karena bila kamu mentup mix keseluruhan dengan distorsi, agresivitas akord tersebut hilang sehingga mix keseluruhan tdak ‘nge-rock’.
  • Jangan kocok semua senar terus menerus. Kebanyakan bagian rhytm – efek itu membuat suara keseluruhan menjadi campur baur.
  • Tak ada istilah penyeteman ‘sudah mendekati rock and roll’. Bila gitarmu fals, permainanmu rhytmi-mu akan selalu terdengar tidak pas. Belilah tuner elektrik dan segera manfaatkan!
  • Mainkan aksen. Apakah terlalu banyak reverb untuk permainan rhytm–mu harus dimainkan dengan volume yang sama?
  • Jaga kedisiplinan. Jangan biarkan konsentrasimu mengembara kemana-mana bahkan jika yang kamu mainkan amat sederhana – permainan rhytm yang baik seringkali menonjolkan sangat sedikit variasi.

SEJARAH ROCK dan "siapa saja yang pantas dibicarakan pada masa itu"

Ketika diwawancarai, seorang rocker sejati akan sering merujuk pada blues era awal. Kamu pasti tahu pernyataan-pernyataan semacam: “tentu, sekarang ini kita terjangkiti thrash-industrial-speed-punk-techno-metal, namun cepat atau lambat kita akan kembali ke akar dan membuat album berisi karya-karya Robert Johnson”.

ASAL-USUL
Musik rock yang kita ketahui sebagian besar diturunkan dari R&B, jadi bila kamu ingin menyebutkan nama-nama panutan, era terbaiknya adalah tahun 1950-an. Tak diragukan lagi, Chuck Berry adalah gitaris paling berpengaruh dari era ini. Setiap musisi rock dari empat dekade terakhir berhutang sesuatu padanya, dan banyak teknik yang kita terima begitu saja sebenarnya muncul pertama kali dalam rekamannya.
Aerosmith tak akan menggunakan palm-mute downstroke kalau bukan karena Chuck. Sex Pistols tak akan memainkan akord 8-to-the-bar yang menghentak-hentak tanpa pengaruh dari orang besar ini. Dan Keith Richards dari The Rolling Stones mengatakan bahwa pada mulanya dia tak akan bermain gitar bila dia tidak mendengarkan single awal Berry di label rekaman Chess.
Eddi Cochran (mungkin dia adalah jagoan gitar pertama) dan Duane Eddy (seorang instrumentalis rock pertama) layak disebutkan. Bahkan Hank Marvin (nama yang tak lazim kamu sebutkan di dalam ruangan yang penuh dengan rocker gondrong) adalah seorang innovator, dia adalah pemain Stratocaster pertama di Inngris, juga pelopor penggunaan bending dengan whammy-bar.
Disamping kenyataan bahwa banyak band klasik rock bermula pada tahun 60-an (The Stones, The Kinks dan The Who, tiga diantaranya), kebanyakan plilhan nama yang muncul pada akhir dekade tersebut. Bila kamu menguasai Hendrix, era awal Pink Floyd, Jefferson Airplane, dan Cream, kamu tak perlu mundur lebih jauh lagi.


TAHUN 1970-an
Dekade ini adalah dekade yang paling mudah untuk didiskusikan oleh seorang calon guru rock, karena sulit sekali melakukan kesalahan di sini. Tak akan ada yang mendebat penegasanmu perihal pengaruh Jimmy Page pada permainanmu. Rekaman awal Thin Lizzy dan Van Halen masih dianggap peling kredibel diantara para veteran rock.
Tentu saja tak mungkin mengabaikan kenyataan bahwa sekitar era itu, Heavy Metal mulai menancapkan kuku-kukunya di tangga-tangga album. Sulit untuk memisahkan para pemainnya dari segenap aksesoris mereka (tengkorak, salib, helm Viking, symbol mistis, dan lain-lain) jadi bila kamu harus mengangkat tokoh-tokoh Heavy Metal tahun 70-an, setidaknya pilih satu yang kostumnya membanggakan bila kamu kenakan.

TAHUN 1980-an
Pada periode ini sound gitar, jumlah penonton, dan model rambut meledak secara bersamaan. Banyak band yang pertama kali melakukan rekaman pada tahun 70-an menikmati sukses yang berkelanjutan (Queen, AC/DC, Dire Straits, ZZ Top). Namun, perkembangan synthesizer akhirnya malahirkan keturunan yang sah, yaitu band Adult oriented Rock.
Apapun pendapatmu tentang band-bang AOR seperti REO Speedwagon, Journey dan Foreigner, menyebutkan satu lagu mereka sudah merupakan tindakan bunuh diri, apalagi ketahuan memiliki satu album mereka. Fonomena lain yang juga muncul pada dekade ini adalah para virtuoso tapping. Hanya beberapa tahun setelah munculnya album perdana Van Halen, gitaris seperi Vinnie Moore, Joe Striani, Jennifer Batten, Steve Vai, dan Paul Gilbert membuat komunitas pemain gitar terpesona oleh teknik instrumental mereka.
Sebagai contoh, baik Yngwie Malmsteen maupun Steve Vai adalah para pemain yang hebat (mereka bahkan pernah bermain di band yang sama dalam waktu yang berbeda), manun nama Vai amat positif bagi para gitaris.

TAHUN 1990-an
Di tahun-tahun ini, pada tataran tertentu, teknik permainan gitar tingkat tinggi mengalami kemunduran.
Kurt Cobain dan Noel Gallagher, misalnya, adalah dewa gitar bagi jutan orang namun keduanya bukanlah pemain yang mahir. Terlalu berkosentrasi pada teknik bisa meruntuhkan reputasimu di lingkup komunitas tertentu; kritik terburuk yang bisa kamu lontarkan tentang orang lain adalah dengan mengatakan “dia bagus, tapi terlalu delapan puluhan”. Bagaimanapun juga, saat ini masih terdapat beberapa pemain yang piawai di arena rock –Kim Thayill dari Soundgarden, Dave Navvaro nya Red Hot, gitaris eks Living Colour Vernon Reid dan sebagainya, tapi pada umunya dewa gitar rock (Eric Clapton, Jimi Hendrix, Marx Knopfler) hampir tak berubah dalam 20 tahun terakhir.
A

MASUKI ABAD 21 DENGAN GERTAKAN
Jadi, penggertak rock abad 21 harus merupakan pemain yang baik, tapi tidak terlalu baik. Bila teknikmu sudah amat canggih, coba turunkan kualitas permainanmu dengan menambahkan banyak dirtorsi sehingga tak ada orang yang bisa mendengarkan dengan baik.
Bila kamu bukan seorang pemain yang mahir, sekali waktu kamu masih perlu beberapa lick impresif. Dengan lick itu kamu bisa perlihatkan pada penonton bahwa kocokanmu pada satu akord secara terus menerus sebenarnya adalah sebuah wujud pengendalian musikal, bukan kekurangan ide. Pada akhirnya tentu saja pendulum akan mengayun kembali dan teknik akan kembali menjadi panglima. Tapi begitu saat itu tiba kamu akan sudah memiliki cukup waktu untuk berlatih kan?

Sejarah RoCk & RoLL

Asal-usul

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Asal-usul rock and roll

Rock and roll mulai muncul sebagai gaya baru dalam bermusik di Amerika pada akhir tahun 1940-an sebagai percabangan musik country dan western produk budaya orang Amerika berkulit putih, dan musik rhythm and blues (R&B) yang merupakan produk budaya orang Afrika-Amerika. Unsur-unsur rock and roll sebenarnya sudah bisa didengar pada lagu-lagu country tahun 1930-an dan lagu-lagu blues dari tahun 1920-an. Walaupun demikian, genre musik yang baru ini tidak disebut "rock and roll" hingga di tahun 1950-an. Bentuk awal rock and roll adalah rockabilly yang memadukan unsur-unsur R&B, blues, jazz, dan dipengaruhi musik folk Appalachia serta musik gospel. Bila ditelusur lebih jauh lagi, cikal bakal musik rock and roll bisa ditemukan di daerah slum Five Points, kota New York pada pertengahan abad ke-19. Di daerah tersebut untuk pertama kalinya terjadi percampuran antara tari Afrika yang ritmis dengan musik Eropa, khususnya musik untuk tari rakyat jig asal Irlandia yang sangat melodius.

Penyanyi gospel berkulit hitam dari daerah Selatan Amerika Serikat menggunakan istilah "rocking" untuk menyebut sesuatu yang mirip dengan proses pengangkatan yang akan dialami orang yang percaya di akhir zaman. Istilah "rocking" pada akhir dekade 1940-an menjadi bermakna ganda, "menari" dan juga "seks", seperti pada lirik lagu "Good Rocking Tonight" yang dibawakan pemusik blues Roy Brown. Lagu seperti ini biasanya hanya diputar stasiun radio yang menyiarkan musik orang Afrika-Amerika dan jarang didengar kalangan orang berkulit putih.

Pada dekade 1920-an dan 1930-an, orang kulit putih di Amerika banyak menyenangi pemusik berkulit putih yang memainkan musik jazz and blues milik orang Afrika-Amerika. Musik yang sama namun bila dimainkan pemusik berkulit hitam justru sering tidak mendapat sambutan. Pemusik R&B berkulit hitam yang digemari orang berkulit putih cuma sedikit, di antaranya yang menonjol adalah Louis Jordan, Mills Brothers, dan The Ink Spots. Semasa lagu-lagu baru belum banyak diciptakan, lagu hit di awal era rock and roll banyak merupakan rekaman ulang dari lagu R&B atau blues yang sudah dikenal sebelumnya. Genre musik blues nantinya terus memberi inspirasi bagi para pemusik rock. Pemusik blues bergaya Delta blues seperti Robert Johnson dan Skip James menjadi inspirasi bagi pemusik rock Inggris The Yardbirds, Cream, dan Led Zeppelin.

Di tahun 1951, Alan Freed, seorang DJ di Cleveland, Ohio mulai memutar jenis musik yang diperkirakannya bisa disukai pendengar dari berbagai kalangan dan ras. Alan Freed disebut-sebut sebagai orang yang pertama kali menggunakan istilah "rock and roll" untuk musik R&B yang gembira dan energetik. Sewaktu bekerja sebagai DJ di stasiun radio WJW di Cleveland, Alan Freed mengadakan konser rock and roll yang pertama. Konser dilangsungkan 21 Maret 1952 dan diberi nama "The Moondog Coronation Ball". Acara dihadiri penonton yang sebagian besar orang Afrika-Amerika, tapi harus diakhiri sewaktu baru saja mulai karena penonton yang luar biasa padat. Setelah konser yang pertama sukses, Alan Freed terus mengadakan berbagai pertunjukan rock and roll yang banyak ditonton orang berkulit hitam dan berkulit putih. Pertunjukan seperti ini membantu penyebaran gaya musik Afrika-Amerika di berbagai kalangan.

Pengamat musik sering berdebat mengenai pemusik yang berhak dicatat sebagai pembuat rekaman rock and roll yang pertama. Sister Rosetta Tharpe sudah merekam musik yang penuh dengan teriakan dan hentakan di tahun 1930-an dan 1940-an. Gaya bermusiknya mirip dengan ciri khas rock and roll di pertengahan tahun 1950-an. Sister Rosetta sudah menduduki tangga lagu pop di tahun 1938 dengan lagu-lagu berirama gospel seperti "This Train" dan "Rock Me", serta dilanjutkan di tahun 1940-an dengan "Strange Things Happenin Every Day", "Up Above My Head", dan "Down By The Riverside". Pemusik lain yang menyanyikan lagu gospel/blues dengan iringan piano boogie adalah Big Joe Turner dengan "Roll 'em Pete". Lagu ini direkamnya di tahun 1939, tapi hampir-hampir tidak bisa dibedakan dengan gaya rock and roll tahun 1950-an. Artis yang merilis rekaman mirip rock and roll pada dekade 1940-an dan awal tahun 1950-an, di antaranya: Roy Brown ("Good Rocking Tonight", tahun 1947), Paul Bascomb ("Rock and Roll", 1947), Fats Domino ("The Fat Man," 1949), Big Joe Turner ("Honey, Hush", 1953, dan "Shake, Rattle and Roll", 1954), serta Les Paul and Mary Ford ("How High the Moon," 1951).

Artikel majalah Rolling Stone terbitan tahun 2004 menyatakan singel pertama Elvis Presley produksi Sun Records yang berjudul "That's All Right (Mama)" adalah rekaman rock and roll yang pertama.[1]. Sementara itu, lagu hit "Bo Diddley" dan "I'm A Man" oleh Bo Diddley dikatakan sebagai perintis beat baru yang menghentak, serta memperkenalkan cara bermain gitar yang unik dan menjadi inspirasi bagi pemusik lain.

Lagu "Rock Around the Clock" oleh Bill Haley adalah lagu rock and roll pertama yang menduduki puncak tangga lagu majalah Billboard untuk angka penjualan dan jumlah pemutaran lagu (airplay) di radio. Bill Haley membuka pintu bagi gelombang baru kebudayaan pop yang disebut rock and roll. Pemusik-pemusik lain yang menciptakan lagu hit di periode awal rock and roll adalah Chuck Berry, Little Richard, dan kelompok vokal bergaya doo-wop. Sementara itu, di dunia musik pop berjaya para penyanyi yang sudah menjadi bintang sejak dekade sebelumnya, misalnya Eddie Fisher, Perry Como, dan Patti Page. Di periode awal rock and roll, mereka mulai menemui kesulitan menempatkan lagu-lagu pop di tangga lagu akibat terhalang lagu rock and roll.

Musik rock and roll dan boogie woogie keduanya menggunakan satu bar (birama) delapan ketuk dan sama-sama memainkan progresi kord blues 12-bar. Walaupun demikian, rock and roll lebih menekankan pada backbeat dibandingkan boogie woogie. Little Richard memadukan piano boogie-woogie dengan backbeat yang berat dan menyanyikannya dengan suara berteriak akibat terpengaruh gaya menyanyi musik gospel. Pemusik seperti Ray Charles dan Smokey Robinson memuji gaya bernyanyi Little Richard yang dikatakannya membawa warna baru dalam musik. James Brown memuji Little Richard sebagai pemusik yang pertama kali memasukkan unsur musik funk ke dalam beat rock and roll. Elvis Presley turut menyebut Little Richard sebagai sumber inspirasi. Walaupun demikian, perpaduan unsur-unsur musik seperti yang dilakukan Little Richard bukan hal yang baru. Sebelum Little Richard, sudah banyak sekali pemusik yang melakukan hal yang sama, misalnya Esquerita, Cecil Gant, Amos Milburn, Piano Red, dan Harry Gibson. Gaya liar Little Richard dalam berteriak dan menyerukan "wuuu wuuu," sebenarnya sudah digunakan Marion Williams dan banyak lagi penyanyi gospel wanita di tahun 1940-an. Roy Brown juga sudah meneriakan "yoooooww" jauh sebelum Richard melakukannya dalam lagu "Ain't No Rockin no More".

[sunting] Periode awal rock and roll Amerika Utara (1953-1963)

Rock and roll muncul di saat ketegangan rasial di Amerika Serikat timbul ke permukaan. Orang Afrika-Amerika mulai memprotes segregasi rasial di sekolah dan fasilitas umum. Pada waktu itu, rock and roll yang memadukan unsur musik orang kulit putih dan unsur musik Afrika-Amerika juga tidak luput dari kecaman. Di tahun 1954, Mahkamah Agung AS menolak doktrin separate but equal (terpisah tapi sejajar) dan sejak itu dimulailah perjuangan persamaan hak orang kulit berwarna di Amerika Serikat.

Louis Jordan and His Tympany Five menyebut istilah "rock and roll" dalam versi lagu "Tamburitza Boogie" yang direkam 18 Agustus 1950 di kota New York. Sebelum Louis Jordan, pemusik lain juga sudah menggunakan istilah "rock and roll" pada rekaman mereka, misalnya "Rock and Roll Blues" yang direkam Erline Harris. Di tahun 1948, Wild Bill Moore sudah merekam lagu berjudul "Rock And Roll", begitu pula Paul Bascomb yang menggunakan judul yang sama di tahun 1947 untuk materi lagu berbeda. Di tahun 1922, Trixie Smith bahkan sudah menulis lagu berjudul "My Man Rocks Me with One Steady Roll." Di tahun 1916, kata "rock and roll" sudah disebut-sebut dalam lagu "The Camp Meeting Jubilee" yang direkam artis-artis yang bernaung di bawah label rekaman Little Wonder. Lirik lagu yang dinyanyikan para penyanyi tersebut berbunyi, "We've been rocking and rolling in your arms, in the arms of Moses".

Seorang DJ bernama Alan Freed (alias Moondog) mengadakan konser rock and roll yang pertama pada 21 Maret 1952 di Cleveland. Konser yang diberi nama "The Moondog Coronation Ball" dihadiri penonton dan pemusik tanpa mengenal perbedaan warna kulit. Konser terpaksa dibubarkan setelah baru satu lagu dibawakan di atas panggung karena situasi tidak terkendali. Ribuan penggemar berusaha mendesak masuk ke arena yang tiketnya sudah terjual habis. Konser ini membuka mata industri rekaman akan adanya minat orang kulit putih terhadap musik orang kulit hitam, dan minat ini tidak terbatas pada genre musik rhythm and blues saja. Rintangan ras dan prasangka yang masih kuat di AS ternyata tidak mampu mengatasi kekuatan ekonomi pasar. Rock and roll sukses besar di Amerika Serikat, gelombangnya terbawa Lautan Atlantik hingga ke Inggris dan melahirkan gerakan musik British Invasion pada tahun 1964.

Sejak dilahirkan pada awal dekade 1950-an hingga awal tahun 1960-an, musik rock and roll ikut melahirkan dansa gaya baru. Anak-anak muda merasakan ritme backbeat rock and roll yang tidak monoton sangat cocok untuk menghidupkan kembali dansa gaya jitterbug yang sempat populer di era big band. Demam pesta dansa rumahan dan dansa sock-hops di ruangan senam melanda remaja Amerika. Anak belasan tahun dengan setia mengikuti acara musik American Bandstand yang dibawakan Dick Clark di televisi agar bisa mengikuti gerakan dansa dan gaya busana paling mutakhir. Sejak pertengahan tahun 1960-an, istilah "rock and roll" menjadi cukup disebut "rock". Sejak itu pula secara berturut-turut muncul berbagai genre dansa, mulai dari twist, funk, disco, hingga house dan techno.

[sunting] Rockabilly

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Rockabilly

Pada tahun 1954, Elvis Presley merekam lagu hit "That's All Right (Mama)" di studio Sun milik Sam Phillips di Memphis. Elvis memadukan unsur-unsur musik rock dan country-western yang disebut rockabilly. Ciri khas rockabilly adalah gaya vokal seperti orang tersedak bernyanyi, betotan bas, dan permainan gitar bagaikan sedang kejang-kejang. Elvis adalah musisi rock pertama yang meraih status superstar.

Elvis Presley dalam "Jailhouse Rock" (1957)
Elvis Presley dalam "Jailhouse Rock" (1957)

Pada tahun berikutnya, Bill Haley & His Comets dengan lagu hit "Rock Around the Clock" bagaikan mempercepat tempo penyebarluasan musik rock and roll. Lagu ini menjadi salah satu lagu hit terbesar dalam sejarah musik. Anak-anak belasan tahun secara histeris menyerbu konser-konser Bill Haley and the Comets hingga terjadi kerusuhan di beberapa kota. Lagu "Rock Around the Clock" bahkan dijadikan lagu pembuka di film Blackboard Jungle yang menandai awal kerjasama saling menguntungkan antara dunia film dan musik rock and roll. Setelah film dirilis tahun 1955, rekaman "Rock Around the Clock" ikut laku keras, padahal penjualan lagu ini biasa-biasa saja ketika rekaman baru diedarkan pada tahun 1954.

Lagu "Rock Around the Clock" merupakan lagu rock and roll pertama yang mencapai puncak tangga lagu di Amerika Serikat untuk beberapa minggu, sekaligus pembuka jalan bagi lagu-lagu lain bergenre rock and roll. Di negara-negara seperti Britania, Australia, dan Jerman, lagu ini mendapat sambutan luar biasa di kalangan anak-anak muda. Di Australia, perusahaan rekaman Festival Records mengedarkan singel "Rock Around the Clock" dan menjadi rekaman paling laku di Australia pada waktu itu. Pada tahun 1957, Jerry Lee Lewis dan Buddy Holly menjadi pemusik rock pertama yang melakukan tur ke Australia. Peristiwa ini menandai ekspansi rock and roll sebagai fenomena global. Di tahun yang sama, Bill Haley ikut melakukan tur ke Eropa dan memperkenalkan rock 'n' roll di benua Eropa.

[sunting] Rekaman ulang

Sepanjang akhir tahun 1940-an dan awal 1950-an, dunia musik R&B diwarnai beat yang lebih kuat dan gaya yang lebih liar. Gaya bermusik seperti ini diwakili pemusik seperti Fats Domino dan Johnny Otis. Tempo dipercepat dan jumlah pukulan pada backbeat ditambah hingga akhirnya musik mereka menjadi populer di rumah minum yang disebut juke joint. Sebelum adanya Alan Freed dan DJ yang sealiran, musik orang kulit hitam masih tabu bagi stasiun radio orang kulit putih. Walaupun demikian, pemusik dan produser rekaman yang cerdas mulai menyadari potensi musik rock and roll sebagai lahan bisnis yang menguntungkan, dan berlomba-lomba mengeluarkan lagu orang kulit hitam yang dimainkan kulit putih. Di lain pihak, pemusik kulit putih menjadi jatuh cinta pada jenis musik ini dan sedapat mungkin memainkannya dalam setiap kesempatan. Lagu-lagu hit di periode awal Elvis, seperti "That's All Right", "Baby, Let's Play House", "Lawdy Miss Clawdy", dan "Hound Dog" adalah lagu-lagu yang pernah dibawakan orang berkulit hitam.

Pada masa itu, pemusik berkulit putih beramai-ramai merekam ulang lagu-lagu yang pernah dibawakan musisi berkulit hitam. Peluang melakukan rekaman ulang (cover version) terbuka lebar dengan adanya pasal tambahan Wajib Lisensi (compulsory license) dalam Undang-undang Hak Cipta Amerika Serikat. Menurut ketentuan yang terus berlaku hingga sekarang, rekaman yang pernah dibawakan orang lain boleh direkam ulang dan dijual bila memenuhi syarat-syarat tertulis. Salah seorang pemusik dengan rekaman ulang yang sukses adalah Wynonie Harris dengan "Good Rocking Tonight". Lagu ini sebelumnya pernah dibawakan Roy Brown dengan gaya jump blues, tapi diubah menjadi gaya rock. Pada saat bersamaan, penyanyi pop berkulit putih juga ikut-ikutan membawakan lagu-lagu R&B milik penyanyi berkulit hitam. Sebaliknya, penyanyi kulit hitam juga merekam ulang lagu milik penyanyi kulit putih. Wynonie Harris membawakan lagu penyanyi kulit putih, Louis Prima berjudul "Oh Babe" di tahun 1950. Amos Milburn ikut membawakan "Birmingham Bounce" dari Hardrock Gunter yang disebut-sebut sebagai salah satu rekaman rock and roll pertama dari artis berkulit putih.

Pemusik kulit hitam turut diuntungkan dengan pemusik kulit putih yang memainkan lagu-lagu mereka. Lagu-lagu dari pemusik kulit hitam menjadi terkenal, walaupun ada juga pihak yang bersuara sumbang akibat berkurangnya pendapatan atau mempermasalahkan keaslian lagu-lagu tersebut. Pat Boone merupakan salah satu penyanyi yang pernah dikritik karena pernah merekam lagu-lagu Little Richard dengan gaya datar-datar saja. Setelah dimainkan pemusik berkulit putih, lagu-lagu asli dari pemusik kulit hitam ikut menjadi populer, dan mulai diputar di radio-radio. Little Richard sempat menyapa Pat Boone yang hadir sebagai penonton dan memperkenalkannya sebagai "laki-laki yang membuatku jadi jutawan."

Versi rekaman ulang tidak selalu merupakan imitasi mentah-mentah dari versi pemusik kulit hitam. Bill Haley mengubah lagu "Shake, Rattle and Roll" menjadi lagu yang energetik dan cocok dipakai berdansa anak muda. Lagu aslinya yang dibawakan Big Joe Turner justru bercerita tentang cinta orang dewasa dengan nada rasisme dan humor. Selain itu, gaya vokal Etta James yang tegar dan sarkastik dalam "Roll With Me, Henry" diubah Georgia Gibbs menjadi riang dan penuh semangat. Judulnya pun diganti menjadi "Dance With Me, Henry" agar lebih cocok bagi pendengar yang tidak tahu lagu ini dulunya merupakan lagu balasan untuk "Work With Me, Annie" oleh Hank Ballard.

[sunting] Idola remaja

Buddy Holly, Ritchie Valens, dan the Big Bopper (J.P. Richardson) adalah perintis bintang rock and roll idola remaja yang terus dikenang hingga kini. Ketiganya tewas pada dini hari 3 Februari 1959 dalam kecelakaan pesawat yang sedang menerbangkan mereka ke Fargo, North Dakota. Pesawat Beechcraft Bonanza yang dicarter Buddy Holly mengalami kecelakaan sesaat setelah lepas landas dari Mason City, Iowa. Kecelakaan ini terus dikenang orang setelah di tahun 1971 diangkat Don McLean menjadi lagu ballad "American Pie". Begitu populernya lagu ini hingga 3 Februari dikenal sebagai "The Day the Music Died" ("Hari Matinya Musik"). Eddie Cochran ikut menyebut peristiwa ini dalam lagu "Three Stars" yang secara khusus menyebut Buddy Holly, the Big Bopper, dan Valens.

Akhir dari era Buddy Holly, Ritchie Valens, dan The Big Bopper ditandai dengan kemunculan penyanyi dan grup musik idola yang disukai remaja, termasuk di antaranya: The Beatles, Paul Anka, Frankie Avalon, dan selanjutnya The Monkees.

[sunting] Rock and roll Inggris

!Artikel utama untuk bagian ini adalah: Rock Inggris

Kepopuleran genre trad jazz di Britania Raya dan Australia membawa serta pemusik blues ke Britania. Di tahun 1955, Lonnie Donegan membawakan lagu "Rock Island Line" dalam irama musik skiffle, yakni sejenis musik folk yang dipengaruhi jazz dan blues. Pemusik muda usia banyak yang tertarik dengan musik skiffle, termasuk John Lennon dan Paul McCartney. Keduanya membentuk grup musik skiffle bernama The Quarrymen pada bulan Maret 1957. Kelompok The Quarrymen selanjutnya secara bertahap berkembang menjadi The Beatles. Sebagai tandingan bagi rock and roll Amerika, musisi Inggris menciptakan musik rock and roll gaya Inggris yang selanjutnya terkenal sebagai gerakan musik British Invasion, dan Britania Raya menjadi pusat rock and roll yang baru.

Pada tahun 1958, empat remaja Inggris menjadi terkenal sebagai Cliff Richard dan the Drifters (selanjutnya berganti nama sebagai Cliff Richard and the Shadows). Grup ini mencetak hit "Move It" yang dicatat dalam sejarah sebagai singel rock 'n' roll asli Inggris yang pertama, sekaligus melahirkan genre musik baru Rock Britania (British rock). Cliff Richard memperkenalkan beberapa perubahan besar, seperti penggunaan gitar bas listrik, dan gitaris lead yang pertama (posisi gitaris diisi seorang virtuoso, Hank Marvin).

Panggung musik rock and roll Inggris berkembang dengan kehadiran Tommy Steele, Adam Faith, dan Billy Fury yang berlomba-lomba meniru bintang asal Amerika. Sebagian dari mereka menjadi populer di atas panggung berkat meniru Gene Vincent serta bintang rock and roll Amerika yang lain. Kepopuleran mereka membuat remaja Inggris rajin mengikuti perkembangan musik yang berpuncak pada Beatlemania.

Di awal dekade 1960-an, musik dansa yang dibawakan secara instrumental turut populer di Inggris. Beberapa lagu yang terkenal waktu itu misalnya: "Apache" dari The Shadows, dan "Telstar" dari The Tornados.

Sebagian besar grup musik rock yang berpengaruh dan terkenal di dunia berasal dari Britania Raya, misalnya Black Sabbath, Led Zeppelin, The Rolling Stones, The Who, Pink Floyd, dan Queen

RocK

RocK

U RoCk

U RoCk